Makalah Tentang Renang
PENDAHULUAN
1.1.
Latar Belakang
Berenang adalah gerakan sewaktu bergerak di air, dan
biasanya tanpa perlengkapan buatan. Kegiatan ini dapat dimanfaatkan untuk
rekreasi dan olahraga. Berenang dipakai sewaktu bergerak dari satu tempat ke
tempat lainnya di air, mencari ikan, mandi, atau melakukan olahraga air.
Olahraga renang dengan gaya seperti sekarang ini kali
pertama diperkenalkan di Jepang melalui kejuaraan renang yang diselenggarakan
di negara itu. Pada tahun 1603, sekolah-sekolah di Jepang memasukkan olahraga
renang sebagai pelajaran wajib. Oleh karena itu, tidak heran jika banyak
kejuaraan renang tingkat internasional selalu didominasi oleh perenang-perenang
dari Jepang. Sejalan dengan perjalanan sejarahnya, olahraga renang ini salalu
mengambil jarak tempuh yang relative jauh.
Di daratan Eropa, olahraga renang masuk melalui Inggris.
Pada tahun 1896, renang mulai dipertandingkn di Olimpiade, saat itu masih
diikuti perenang-perenang putra. Pada tahun 1912, pertandingan renang mulai
diikuti oleh perenang-perenang putri. Organisasi renang dunia dikenal dengan
nama Internationale de Swimming Association (ISA). Di Indonesia,
induk organisasi olahraga renang adalah Persatuan Renang Seluruh Indonesia
(PRSI).
1.2.
Rumusan Masalah
1. Apakah pengertian renang ?
2. Bagaimanakah teknik gaya
bebas dalam olahraga renang ?
3. Bagaimanakah teknik gaya
dada dalam olahraga renang ?
4. Bagaimanakah teknik gaya
punggung dalam olahraga renang ?
5. Bagaimanakah teknik gaya
kupu-kupu dalam olahraga renang ?
1.3. Tujuan Yang Ingin Di
Capai
1. Ingin mengetahui tentang
pengertian renang
2. Ingin mengetahui tentang
gaya bebas dalam olahraga renang
3. Ingin mengetahui tentang
gaya dada dalam olahraga renang
4. Ingin mengetahui tentang
gaya punggung dalam olahraga renangMakalah Tentang Renang
1.1.
Latar Belakang
Berenang adalah gerakan sewaktu bergerak di air, dan
biasanya tanpa perlengkapan buatan. Kegiatan ini dapat dimanfaatkan untuk
rekreasi dan olahraga. Berenang dipakai sewaktu bergerak dari satu tempat ke
tempat lainnya di air, mencari ikan, mandi, atau melakukan olahraga air.
Olahraga renang dengan gaya seperti sekarang ini kali
pertama diperkenalkan di Jepang melalui kejuaraan renang yang diselenggarakan
di negara itu. Pada tahun 1603, sekolah-sekolah di Jepang memasukkan olahraga
renang sebagai pelajaran wajib. Oleh karena itu, tidak heran jika banyak kejuaraan
renang tingkat internasional selalu didominasi oleh perenang-perenang dari
Jepang. Sejalan dengan perjalanan sejarahnya, olahraga renang ini salalu
mengambil jarak tempuh yang relative jauh.
Di daratan Eropa, olahraga renang masuk melalui Inggris.
Pada tahun 1896, renang mulai dipertandingkn di Olimpiade, saat itu masih
diikuti perenang-perenang putra. Pada tahun 1912, pertandingan renang mulai
diikuti oleh perenang-perenang putri. Organisasi renang dunia dikenal dengan
nama Internationale de Swimming Association (ISA). Di Indonesia,
induk organisasi olahraga renang adalah Persatuan Renang Seluruh Indonesia
(PRSI).
1.2.
Rumusan Masalah
1. Apakah pengertian renang ?
2. Bagaimanakah teknik gaya
bebas dalam olahraga renang ?
3. Bagaimanakah teknik gaya
dada dalam olahraga renang ?
4. Bagaimanakah teknik gaya
punggung dalam olahraga renang ?
5. Bagaimanakah teknik gaya
kupu-kupu dalam olahraga renang ?
1.3. Tujuan Yang Ingin Di
Capai
1. Ingin mengetahui tentang pengertian
renang
2. Ingin mengetahui tentang
gaya bebas dalam olahraga renang
3. Ingin mengetahui tentang
gaya dada dalam olahraga renang
4. Ingin mengetahui tentang
gaya punggung dalam olahraga renang
5. Ingin mengetahui tentang
gaya kupu-kupu dalam olahraga renang
PEMBAHASAN
2.1.
Pengertian Renang
Berenang adalah gerakan yang dilakukan
oleh manusia atau hewan sewaktu bergerak di air, dan
biasanya tanpa perlengkapan buatan. Berenang bisa menjadi
kegiatan rekreasi dan olahraga. Makhluk hidup berenang antara
lain untuk keperluan mandi, mendinginkan suhu tubuh, sewaktu mencari ikan,
atau bergerak dari satu tempat ke tempat lainnya di air. Berenang untuk
keperluan rekreasi dan kompetisi dilakukan orang di kolam renang. Manusia
juga berenang di sungai, di danau, dan di laut sebagai
bentuk rekreasi. Olahraga renang membuat tubuh sehat karena hampir semua otot
tubuh dipakai sewaktu berenang.
Berenang adalah salah satu jenis olahraga yang mampu
meningkatkan kesehatan seseorang yang jg merupakan olahraga tanpa gaya
gravitasi bumi (non weight barring). Berenang terbilang minim risiko cedera
fisik karena saat berenang seluruh berat badan ditahan oleh air atau mengapung.
Renang adalah olahraga yang melombakan kecepatan atlet
renang dalam berenang. Gaya renang yang diperlombakan adalah gaya bebas, gaya
kupu-kupu,gaya punggung, dan gaya dada. Perenang yang memenangkan lomba renang
adalah perenang yang menyelesaikan jarak lintasan tercepat. Pemenang babak
penyisihan maju ke babak semifinal, dan pemenang semifinal maju ke babak final.
Macam –
macam Gaya Dalam Olahraga Renang
1. Gaya bebas
2. Gaya dada
3. Gaya Punggung
4. Gaya Kupu – kupu
2.2.
Renang Gaya Bebas
1. Posisi Badan
Posisi badan harus horizontal. Walaupun kaki masih cukup
dalam di dalam air. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar posisi badan
sejajar / horizontal yaitu :
· Dahi dan
telinga jangan sampai berada di atas permukaan air
· Punggung
dan pantat sedikit berada di atas permukaan air
· Otot –
otot perut dan leher rilek.
2. Gerakan Kaki
Gerakan kaki pada renang memberi dorongan ke depan mengatur
keseimbangan tubuh. Adapun cara melakukan gerakan kaki pada renang gaya bebas
adalah :
· Gerakan
kaki dimulai dari pangkal paha sampai dengan ujung jari
· Pada waktu
gerakan kaki ke bawah harus disertai cambukan dari pergelangan kaki.
· Gerakan
kaki ke atas dilakukan lemas (rilek) jangan sampai keluar dari permukaan air.
· Gerakan
kaki ke atas dan ke bawah dilakukan secara bergantian.
· Bentuk –
bentuk latihan gerakan kaki, antara lain :
·
Menggerakkan kedua kaki naik turun secara bergantian sambil duduk di pinggir
kolam.
· Dengan
sikap salah satu tangan memegang parit kolam dan tangan yang lain membentuk
sudut siku kedua lurus ke belakang kemudian gerakan naik turun secara
bergantian dengan sumber gerakanpada pangkal paha.
· Latihan
gerakan kaki sambil meluncur.
Demulai dari pinggi kolam dengan salah satu kaki mendorong dinding,
kemudian sambil meluncur kedua kaki digerakkan naik turun dengan sumber gerakan
pada pangkal paha.
3. Gerakan Tungkai
Dalam renang gaya bebas, tungkai kaki yang utama adalah
sebagai stabilisator dan sebagai alat untuk menjadikan kaki tetap tinggi dalam
keadaan streamline. Sehingga tahanan menjadi kecil.
Cara melakukan gerakan tungkai adalah sebagai berikut :
· Tungkai
digerakkan dari pangkal paha
· Lutut dan
pergelangan kaki melentur
· Ujung kaki
lurus
· Dua atau
empat atau delapan gerakan tungkai tiap tua gerakan lengan.
4. Gerakan Lengan
Gerakan tangan gaya bebas dibagi menjadi 3 tahap yaitu :
· Gerakan
menarik (pull)
Dari posisi lurus ke depan, lengan ditarik silang di bawah
dada dengan siku dibengkokkan.
· Gerakan
mendorong (push)
Setelah siku mencapai bidang vertical bahu, dilanjutkan
dengan mendorong sampai lengan lurus ke belakang.
· Istirahat
(Recovery)
Setelah gerakan mendorong selesai dan tangan lurus ke
belakang dilanjutkan dengan mengangkat siku keluar dari air diikuti lengan
bawah dan jari – jari secara rileks digeser ke depan permukaan air kemudian
jari – jari dimasukkan ke dalam air.
Teknik gerakan lengan pada renang gaya bebas :
· Siku
tinggi (di atas air dan di air)
· Telapak
tangan rendah saat di atas air
·
Pergelangan tangan ke dalam saat memulai
· Tarikan
lengan terpusat pada alur pola gerak
· Ibu jari
menyentuh paha
· Pola
gerakan lengan adalah pola gerakan huruf “s”
· Ada
dorongan kelajuan
Bentuk – bentuk latihan gerak lengan :
· Berdiri di darat atau di kolam yang dangkal,
kedua kaki dibuka selebar bahu, badan dibungkukkan ke depan dan kedua tangan
lurus ke depan
· Lakukan
gerakan menarik, menendang, dan recovery seperti teknik yang telah dijelaskan
diatas, dengan kedua tangan secara bergantian.
· Latihan
gerakan lengan sambil meluncur, dimulai dari pinggir kolam, gerakan kaki bebas
(boleh digerakkan atau tidak)
Gerakan – gerakan lengan pada renang gaya bebas perperan
sebagai tenaga atau penggerak di samping sebagai pengatur keseimbangan tubuh.
5. Pernapasan
Pernafasan pada gaya bebas sangat mempengaruhi badan dalam
streamrine. Putaran kepala untuk pernafasan haruslah dilaksanakan dengan axl
(sumbu putaran) garis sepanjang badan. Sehingga kepala tidak akan naik terlalu
tinggi dari permukaan air. Pengambilan udara dilakukan dengan mulut. Dengan
kata lain, pengambilan nafas dilakukan melalui mulut dengan cara memiringkan
kepala ke kanan atau ke kiri dimulai setelah akhir dari gerakan tangan menarik
(pull). Kemudian setelah istirahat (Recovery) kepala segera masukkan ke dalam
air keluarkajn udara dari mulut. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari masuknya
air ke hidung dan untuk mempersingkat waktu pengambilan udara karena harus
dilakukan dengan cepat.
Cara – cara pengambilan nafas :
· Lengan
kanan diayunkan ke belakang sampai dibelakang pantat. Bersamaan dengan gerakan
ini, kepala menengok kea rah kanan sambil membuka mulut dan menghirup udara.
Lengan kiri bergerak ke atas air menuju kea rah depan. Pada saat yang sama
melakukan gerakan lengan kanan dan menghirup udara.
· Lengan
kiri diayunkan ke belakang seperti halnya lengan kanan tadi, lengan kanan
bergerak ke depan. Kepala kembali menghadap ke dasar kolam sambil menghembuskan
udara melalui hidung atau mulut air.
· Sikap awal
berdiri kangkang mukabelakang di dasar kolam dangkal
· Badan
membungkuk, lengan kanan kea rah depan, lengan kiri kea rah belakang.
· Kepala
masuk ke dalam air.
2.3. Teknik
Renang Gaya Dada
Merupakan gaya yang paling mudah dan paling cepat untuk
dipelajari. Tapi dalam segi kecepatan, gaya ini merupakan gaya yang paling
lambat.
1.Gerakan kaki
· Tekukkan
dengkul kaki kedalam
· Kemudian
pantulkan (tendang lurus dengan posisi kedua kaki renggang/ terbuka)
· Kaki tetap
lurus, kemudian rapatkan (pastikan telapak kaki kiri dan kanan agak
bersentuhan)
· Ulangi
langkah di atas dengan urutan tekuk, tendang, rapatkan, tekuk, tendang,
rapatkan.
2. Gerakan tangan
· Tempelkan
kedua telapak tangan(seperti hendak bersalaman) dan luruskan di atas kepala
· Kemudian
tarik tangan ke samping kanan dan kiri, tetapi tidak perlu terlalu ke samping
(cukup tarik ke samping selebar bahu dan selebihnya tarik ke bawah
· Luruskan
tangan kembali.
· Dan ulangi
dengan urutan luruskan tangan di atas kepala, gerakkan tangan ke samping kiri
dan kanan,
3. Gerakan kombinasi + mengambil nafas
· Lakukan
gerakan tangan dan kaki secara bergantian.
· Untuk
mengambil nafas lakukan saat gerakan tangan ke samping kiri dan kanan, lalu
dongakkan kepala keatas sambil mengambil nafas
4. Tips berenang gaya dada :
· Mulialah belajar dengan
berpegangan pada pinggir kolam terlebih dahulu, sambil gerakkan kaki seperti di
atas. Terus ulangi gerakan kaki, sampai benar-benar lancar.
· Lalu lanjutkan dengan
menyeberangi kolam, tetap dengan gerakan kaki seperti teknik diatas. Untuk
dapat menyeberangi kolam, Anda dapat berpegang pada tangan teman atau
menggunakan ban pelampung. Untuk anak-anak, orang tua / pelatih renang
dapat membantu memegang tangan.
· Saat melakukan gerakan kaki,
kaki justru seringkali tidak mengapung di atas permukaan air (kaki terlalu ke
bawah) hal ini disebabkan karena kepala tidak masuk ke dalam air. Maka,
saat berlatih kaki ini lebih baik untuk sekaligus dibarengi dengan
berlatih gerakan kepala untuk mengambil nafas nantinya. Latihan dapat
dilakukan dengan cara memasukkan kepala ke dalam air selama melakukan gerakan
kaki dan menaikkan kepala hanya bila hendak mengambil nafas.
· Jika Anda sudah lancar
melakukan gerakan kaki sambil berlatih mengambil nafas, maka mulailah berlatih
mengapungkan badan (seperti posisi meluncur) lebih ke tengah kolam. Lalu
lakukan gerakan kaki sesuai dengan teknik gaya dada seperti di atas
sampai ke pinggir kolam. Lakukan berulang kali sampai benar-benar lancar
· Setelah menguasai gerakan
kaki, saatnya Anda mulai belajar menggerakkan tangan. Lakukan tahapan
dengan 2 atau 3 kali gerakan kaki, kemudian baru gerakkan tangan sesuai dengan
teknik di atas. Kombinasikan gerakan tangan dan kaki, seterusnya sampai
benar-benar lancar.
· Bila dirasa cukup lancar,
Anda dapat memulai belajar mengambil nafas. Lakukan dengan yakin dimulai
ketika tangan bergerak ke samping, maka naikkan kepala sedikit ke atas
permukaan air dan langsung ambil nafas. Dan seterusnya, sampai jarak yang Anda
inginkan.
· Lakukan tahapan ini dengan
mengambil jarak lebih ketengah kolam, terus pelan-pelan semakin ketengah,
sampai lancar melakukan gerakan kombinasi selebar kolam.
· Bila gerakan sudah lancar
dan jarak tempuh sudah semakin jauh, maka Anda dapat memulai menyempurnakan
gerakan gaya dada Anda. gerakan kaki dan tangan bergantian yaitu 1 kali gerakan
kaki, 1 kali gerakan tangan dan ambil nafas. Sebaiknya, jangkauan tangan jangan
terlalu lebar, melainkan agak ke bawah (hal ini memudahkan gerakan dan akan
memberikan dorongan yang lebih kuat untuk memudahkan Anda saat mengambil
nafas).
2.4. Renang
Gaya Punggung (Back Crawl Stroke)
Merupakan gaya yang paling berbeda dengan yang lainnya
karena kita dengan posisi wajah menghadap ke atas, sehingga kita tidak bisa
melihat ke depan.
1. Gerakan kaki
· Kaki kanan
dan kiri digerakkan naik turun secara bergantian (seperti orang yang sedang
berjalan /seperti gaya bebas tetapi dengan posisi wajah menghadap ke atas)
· Kaki
digerakkan bergantian dengan cukup cepat agar arah renang Anda tidak
melenceng/berbelok
2.
Gerakan tangan
· Posisi
awal satu tangan lurus di atas kepala
· Kemudian
langsung mengayuh ke belakang menuju pinggang
· Kemudian
angkat keluar dari permukaan air dan kembalikan ke posisi awal
· Lakukan
hal yang sama dengan tangan yang satunya
Jadi tangan kiri dan kanan bergerak secara bergantian,
ketika tangan kiri keluar dari dalam air, tangan kanan masuk ke dalam air,
begitu seterusnya.
3. Gerakan kombinasi tangan, kaki & mengambil nafas
Kaki terus bergerak seperti pada point 1 di atas. Dengan
gaya ini, tidak akan ada masalah kesulitan dalam pengambilan nafas karena wajah
kita berada di atas air.
Mungkin yang jadi masalah adalah apakah kita sudah sampai
ujung kolam atau belum, karena kita tidak bisa melihatnya (mata kita menghadap
ke atas). Hal ini bisa diatasi dengan menghitung gerakan tangan.
4. Tips :
· Posisi
kaki jangan terlalu di permukaan air, melainkan agak ke dalam masuk ke dalam
air (hal ini akan membantu kecepatan ..juga memudahkan kepala tetap berada di
atas)
· Kaki terus
bergerak, jangan berhenti (hal ini agar arah renang kita tidak
melenceng/berbelok).
· Telapak
kaki agak diluruskan sedemikian rupa sehingga menjadi lurus / sejajar dengan
tulang kaki
· Posisi
kedua kaki berdekatan satu dengan yang lainnya.
· Dagu agak
didekatkan ke dada, hal ini akan membantu kecepatan dalam berenang.
· Gerakan
tangan ketika masuk ke dalam air, maka sisi telapak tangan yang masuk ke dalam
air terlebih dulu (hal ini memperkecil tahanan dari air)
2.5. Renang Gaya
Kupu-Kupu (Butterfly Stroke)
Merupakan gaya yang paling sukar dan membutuhkan waktu untuk
dipelajari.
1. Gerakan kaki
a. Posisi awal, kaki dan
paha dengan posisi lurus. Dengkul tidak boleh ditekuk. Juga kedua telapak kaki
dalam posisi agak berdekatan (agak rapat) satu sama lainnya.
b. Kemudian gerakkan kedua
kaki secara bersamaan sedikit ke atas permukaan air
c. Kemudian jatuhkan ke
dua kaki secara bersamaan ke bawah, sehingga memunculkan dorongan ke depan. Dan
pinggul akan terdorong dan naik ke depan.
Ulangi langkah b – c di atas
Perhatikan:
Selama melakukan gerakan ini, kaki dan paha harus selalu
dengan posisi lurus. Dengkul tidak boleh ditekuk. Kedua telapak kaki dalam posisi
agak berdekatan (agak rapat) satu sama lainnya. Juga pinggul/pantat agak
bergerak ke atas, sehingga akan memberikan gaya dorong ke depan yang lebih
besar. Jadi kekuatan sebenarnya adalah di gerakan pinggul, bukan di kaki
2. Gerakan tangan
a. Posisi awal, kedua
tangan lurus di atas kepala (kedua telapak tangan berdekatan, tapi tidak perlu
menempel satu dengan yang lainnya)
b. Kemudian tarik kedua tangan
ke bawah secara bersamaan. Terus tarik sampai ke belakang.
c. Kemudian angkat kedua
tangan secara bersamaan keluar dari permukaan air dan ayunkan kembali depan
Ulangi langkah a – c di atas
Perhatikan:
Ketika menjatuhkan tangan ke air, maka seolah-olah ibu jari
menyentuh permukaan air lebih dulu (telapak tangan agak menghadap ke luar)
3. Gerakan kombinasi tangan, kaki & mengambil nafas
Gerakkan kaki seperti pada point 1 di atas. Kemudian
gerakkan kedua tangan ke bawah secara bersamaan. Pada waktu gerakan tangan ke
bawah inilah saat kita sedikit menaikkan kepala ke atas untuk mengambil nafas.
Gerakan kaki dan tangan dilakukan bergantian.
4. Tips :
a) Awalnya
mungkin Anda hanya kuat 1/2 lebar kolam ..teruskan berlatih. Jangan khawatir
karena memang gaya ini yang paling berat. Semakin sering Anda berlatih, maka
Anda akan semakin bisa. Bila dirasa terlalu berat, Anda bisa memulai belajar
dengan melakukan 2 set gerakan kaki, baru kemudian diikuti 1 set gerakan
tangan.
b) Setelah
cukup lancar, maka mulai perbaikilah gaya ini dengan memperbaiki start awal
gaya kupu. Kepala ditekuk agak ke bawah (dagu agak menempel ke dada) dan
gerakkan pinggul lebih dulu, sehingga kaki terangkat dan lecutkan/tendangkan
kaki dengan posisi lurus sejauh mungkin ke belakang. Gerakan kaki jangan
dilakukan dilakukan secara berlebihan. Setelah itu baru gerakkan tangan.
Berikutnya, gerakan kaki selalu dimulai dari pinggul. Untuk membantu gerakan
pinggul agak naik ke atas, kepala bisa ditekuk ke bawah (dagu agak ditempelkan
ke dada).
c) Posisikan
tubuh selalu di permukaan air, jangan terlalu dalam.
d) Agar lebih
cepat dan gerakan lebih stabil, lakukan 2 - 3 set gerakan kaki dan tangan baru
kemudian menaikkan kepala untuk mengambil nafas.
e) Kesempatan
kepala untuk naik ke atas permukaan air sangatlah sedikit dan sebentar (tidak
seperti gaya dada), karena itu manfaatkanlah sebaik mungkin.
f) Ketika
kepala sedang tidak ke atas permukaan air untuk bernafas, pastikan posisi dagu
agak menempel ke dada. Ini akan menambah daya luncur gaya kupu menjadi lebih
kuat.
g) Seringkali
sewaktu tangan berada di dalam air, gerakan tangan membentuk seperti huruf S.
Hal ini dimaksudkan untuk memberikan dorongan yang lebih kuat ke depan. Tetapi
ada juga pelatih yang mengajarkan gerakan tangan biasa saja, sehingga gerakan
tangan bisa lebih cepat dan kuantitas gerakan tangannya lebih banyak.
3.1. Kesimpulan
Gaya bebas adalah berenang dengan posisi dada menghadap ke
permukaan air. Kedua belah tangan secara bergantian digerakkan jauh ke depan
dengan gerakan mengayuh, sementara kedua belah kaki secara bergantian
dicambukkan naik turun ke atas dan ke bawah. Sewaktu berenang gaya bebas,
posisi wajah menghadap ke permukaan air. Pernapasan dilakukan saat lengan
digerakkan ke luar dari air, saat tubuh menjadi miring dan kepala berpaling ke
samping. Sewaktu mengambil napas, perenang bisa memilih untuk menoleh ke kiri
atau ke kanan. Dibandingkan gaya berenang lainnya, gaya bebas merupakan gaya
berenang yang bisa membuat tubuh melaju lebih cepat di air.
Gaya dada merupakan gaya berenang paling populer untuk
renang rekreasi. Posisi tubuh stabil dan kepala dapat berada di luar air dalam
waktu yang lama. Gaya dada atau gaya katak (gaya kodok) adalah berenang dengan
posisi dada menghadap ke permukaan air, namun berbeda dari gaya bebas, batang
tubuh selalu dalam keadaan tetap. Kedua belah kaki menendang ke arah luar
sementara kedua belah tangan diluruskan di depan. Kedua belah tangan dibuka ke
samping seperti gerakan membelah air agar badan maju lebih cepat ke depan.
Gerakan tubuh meniru gerakan katak sedang berenang sehingga disebut gaya katak.
Pernapasan dilakukan ketika mulut berada di permukaan air, setelah satu kali
gerakan tangan-kaki atau dua kali gerakan tangan-kaki.
Dalam gaya punggung, gerakan lengan dan kaki serupa dengan
gaya bebas, namun dengan posisi tubuh telentang di permukaan air. Kedua belah
tangan secara bergantian digerakkan menuju pinggang seperti gerakan mengayuh.
Mulut dan hidung berada di luar air sehingga mudah mengambil atau membuang
napas dengan mulut atau hidung.
Gaya kupu-kupu atau gaya dolfin adalah salah satu gaya
berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air. Kedua belah lengan
secara bersamaan ditekan ke bawah dan digerakkan ke arah luar sebelum diayunkan
ke depan. Sementara kedua belah kaki secara bersamaan menendang ke bawah dan ke
atas seperti gerakan sirip ekor ikan atau lumba-lumba. Udara dihembuskan
kuat-kuat dari mulut dan hidung sebelum kepala muncul dari air, dan udara
dihirup lewat mulut ketika kepala berada di luar air.
3.2.Saran
Berenang merupakan olahraga yang bermanfaat bagi kesehatan
tubuh kita, jadi diharapkan untuk dapat mengikutinya secara kontinyu kecuali
ada hal-hal yang mengahalanginya seperti sakit. Diharapkan ada penjelasan
tentang gaya berenang dan apa yang harus dilakukan sebelum dan sesudah
berenang.